Mengenal IMS

Posted by:






IMS ( Infeksi Menular Seksual) adalah infeksi yang ditularkan terutama melalui hubungan seksual, baik melalui organ kelamin, rongga mulut, ataupun anus. Resiko Infeksi menular seksual akan meningkat bila anda sering melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang bergonti-ganti.

Penyebab IMS ada bermacam-macam, bisa oleh karena bakteri, virus, jamur, dan protozoa. Karena penyebabnya bisa bermacam-macam, maka tidak ada pencegahan yang efektif untuk IMS.

Ada mitos yang berkembang dimasyarakat bahwa dengan meminum alkohol atau antibiotik seperti supertetra atau penisilin sebelum berhubungan bisa mencegah penularan IMS. Hal ini tentu saja keliru, karena pertama, antibotik itu hanya untuk infeksi bakteri saja, tidak efektif untuk jamur, virus maupun protozoa. Kedua, untuk membunuh bakteri pun diperlukan suatu dosis dan jenis antibiotika yang sesuai, dan tidak bisa sembarangan.

Gejala-gejala berikut dapat mengindikasikan kemungkinan anda tertular IMS, antara lain :

  1. Keluarnya cairan dari vagina, penis atau dubur yang dapat berupa cairan, nanah atau darah.
  2. Rasa perih, nyeri atau panas saat buang air kecil atau setelah buang air kecil.
  3. Adanya luka lecet, luka basah di sekitar kemaluan atau sekitar mulut (baik nyeri ataupun tidak).
  4. Terdapat kutil, benjolan seperti jengger ayam atau bunga kol pada alat kelamin.
  5. Gatal-gatal di sekitar alat kelamin.
  6. Terjadi pembengkakan kelenjar limfe (getah bening) yang terdapat pada lipatan paha.
  7. Pada pria, kantung pelir menjadi bengkak dan nyeri.
  8. Pada wanita, sakit perut bagian bawah yang kambuhan (tetapi tidak ada hubungannya dengan haid).
  9. Nyeri atau keluar darah sewaktu hubungan seksual.
  10. Pada wanita kadang bisa tidak bergejala

Bila ada salah satu atau beberapa gejala diatas yang terjadi pada anda, maka sebaiknya segera periksakan diri anda ke klinik IMS terdekat untuk memastikan apakah anda sedang mengalami episode IMS atau bukan.

IMS bila tidak diobati dengan tuntas bisa mengakibatkan : Infertilitas atau Kemandulan, Kanker Kelamin, Keguguran Berulang, Cacat Janin, dan bisa berujung dengan kematian.

Pencegahan IMS yang paling efektif adalah : Anti berhubungan seks buat yang masih belum menikah, serta bersikap setia pada pasangan untuk mereka yang sudah menikah. Anda tidak bisa menyatakan seseorang bebas IMS hanya dengan berdasarkan penampilan fisik saja. Tampilan yang cantik dan bersih, tidak menjamin pasangan seksual anda bebas IMS.

Bila dua hal diatas sudah pasti dilaksanakan, maka dijamin anda tidak akan mungkin tertular IMS. Namun apabila karena ada satu dan lain hal yang menyebabkan dua hal diatas tidak bisa dilaksanakan, maka alat pencegahan yang bisa melindungi anda dari tertular IMS adalah Kondom. Kondom adalah salah satu alat kontrasepsi yang bisa digunakan baik oleh pria maupun wanita.

Ketika berkunjung ke klinik IMS, pelayanan yang didapatkan mulai dari pemeriksaan fisik, laboratorium, pengobatan serta konsultasi seputar IMS. Sebaiknya ketika anda keklinik IMS, ajak juga pasangan anda untuk mencegah infeksi berulang. Karena walaupun anda sudah diobati dan sembuh, tapi jika pasangan anda ternyata juga terjangkit IMS dan tidak diobati, bukan tidak mungkin anda akan terinfeksi lagi.

Segala bentuk pelayanan di klinik IMS semuanya tanpa biaya. Selain gratis, kerahasian data maupun hasil pemeriksaan juga terjamin. Karena itu, bila ada keluhan yang mengarah ke IMS atau ingin mendapatkan informasi seputar IMS, tidak perlu malu atau ragu, segeralah kunjungi klinik IMS.

 




0

About the Author:

Add a Comment