Sesak Nafas Tidak Selalu Asma!

Posted by:






Banyak masyarakat yang datang berobat ke Puskesmas, dengan keluhan sesak nafas, mengaitkan keluhan yang dialaminya dengan asma atau penyakit paru-paru lainnya. Bahkan sebelum ke puskesmas, sudah ada yang sebelumnya meminum obat asma yang dijual bebas diapotik, namun karena tidak ada perubahan mereka akhirnya memutuskan untuk berobat.

Sesak nafas adalah suatu respon tubuh akibat penghantaran oksigen terganggu. Akibat gangguan tersebut, tubuh akan bereaksi dengan cara memperdalam atau mempercepat pernafasan. Ada 2 organ yang paling berperan pada proses oksigenasi ini, yaitu paru-paru dan jantung.

Sesak nafas juga tidak selalu disebabkan karena penyakit. Sering pula terjadi pada keadaaan sehat tetapi sedang menghadapi kondisi stres psikologis. Gangguan pada lambung juga bisa mempengaruhi pergerakan otot-otot nafas, sehingga terkadang juga menimbulkan keluhan sesak nafas.

Sekarang kita jadi tahu bahwa sesak nafas tidak selalu akibat gangguan dari paru-paru, apalagi karena pasti asma. Gejala asma memang sesak, tapi tidak berlaku sebaliknya dimana sesak selalu karena asma. Bahkan bila disebabkan oleh gangguan jantung, malah lebih berbahaya lagi dan bisa berakibat kematian.

Pada sesak akibat gangguan jantung, biasanya dikeluhkan oleh orang-orang yang menderita penyakit jantung yang sudah lama atau menahun. Terdapat gangguan pada sistem pompa jantung, sehingga jantung gagal dalam menjalankan fungsi utamanya yaitu memompa darah keseluruh tubuh.

Pada organ yang berfungsi dengan normal, darah bersih (kaya akan oksigen) yang berasal dari paru-paru akan dialirkan ke jantung, lalu oleh jantung dipompa keseluruh tubuh, termasuk ke otak, ginjal, hati, dsb. Namun karena pompa jantung rusak, sehingga darah tadi tidak bisa dipompa keluar jantung. Akibatnya jantung tertimbun banyak darah dan pada akhirnya paru-paru pun akan ikut tertimbun juga. Hal ini akan berakibat sesak nafas pada penderitanya.

Pada penderita sesak nafas karena penyakit jantung, biasanya tidak akan kuat untuk berjalan jauh. Baru berjalan sedikit saja, nafasnya sudah ngos-ngosan. Lalu ketika hendak tidur, biasanya menggunakan bantal yang tinggi, bisa sampai 5 susun. Selain itu biasanya juga ditemukan pembengkakan pada kedua tungkai kaki.

Pada kondisi yang parah, dimana paru-paru sudah terendam luas oleh cairan, penderita tampak sangat sesak, bahkan sangking sesaknya sudah tidak mampu berbicara lagi. Wajahnya pucat, keringat dingin, bahkan bisa sampai tidak sadar akibat oksigen keotak berkurang. Kondisi ini merupakan kondisi gawat darurat yang mesti segera dibawa ke Rumah Sakit, karena terdapat ancaman gagal nafas yang bisa berakibat pada kematian.

Nah, setelah mendapat informasi diatas, sekarang jadi mengerti bahwa sesak itu tidak selalu karena asma, apalagi bila langsung meminum obat asma sembarangan. Karena obat asma itu memang memperlebar diameter saluran nafas, tetapi efeknya akan memperberat kerja jantung, sehingga bisa semakin memperparah kelainan jantungnya.

Bijaklah dalam meminum obat, dan sebaiknya konsultasikan dulu kepada yang ahli sebelum anda memutuskan untuk memulai pengobatan. Jadi, masih mau minum obat asma sembarangan???.




0

About the Author:

Add a Comment